Tata Cara Asesmen

  1. Peserta/calon asesi harus memahami persyaratan sesuai dengan skema/jabatan yang disertifikasi
  2. Mendaftarkan diri secara ‘on-line’ melalui website ini atau langsung ke kantor LSP KJK Nasional terdekat.
  3. Mengisi aplikasi (application form) dengan kode formulir APL-01
  4. Mengajukan aplikasi (APL-01) dan menjawab aplikasi ke 2 (APL-02) yaitu penilaian mandiri serta melampirkan persyaratan yang ditetapkan sesuai aplikasi yang diajukan
  5. Pra-asesmen disepakati (berdasarkan perjanjian dengan Andministrasi Kantor LSP KJK Nasional) yang akan menentukan dapat atau tidaknya asesmen dilanjutkan (memenuhi atau belum memenuhi persyaratan yang ditetapkan)
  6. Asesmen akan dilanjutkan dengan Uji Kompetensi (Asesmen) yang dilakukan oleh Asesor Kompetensi yang berlisensi dari Badan Nasional Sertidikasi Profesi (BNSP) yang masa berlakunya masih aktif dan ditunjuk oleh LSP KJK Nasional dengan surat penugasan
  7. Seluruh dokumen yang dipergunakan memenuhi acuan (Pedoman BNSP) atas kesesuaian proses asesmen yang mengacu pada ISO 17024 yang sudah diadopsi dengan sebutan Standard Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI)
  8. Asesor akan merekomendasikan hasil asesmen untuk ditindak-lanjuti dalam proses asesmen pada LSP KJK Nasional yaitu Keputusan Komite Sertifikasi dengan hasil Kompeten dan Belum Kompeten
  9. Penerbitan Sertifikat Kompetensi dan distribusi (diserahkan) kepada Peserta dengan Perjanjian Pemegang Sertifikat yang ditanda-tangani oleh Pemegang Sertifikat bermaterai.
  10. Pemegang Sertifikat Kompetensi wajib memenuhi Perjanjian Pemegang Sertifiakt dengan salah satu kewajiban adalah melaksanakan laporan surveilan’ setiap tahunnya selama masa aktif sertifikat
  11. Perpanjangan masa berlaku dapat dilakukan dengan proses Rekognisi Kompetensi Terkini (RCC)