Visi dan Misi

LATAR BELAKANG

LSP Koperasi Jasa Keuangan Nasional (LSP KJK Nasional) adalah lembaga Sertifikasi Profesi Koperasi Jasa Keuangan yang di dirikan dengan akta Notaris pada tanggal 19 Mei 2016. LSP KJK Nasional sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi yang diberi kewenangan untuk dapat melaksanakan asesmen guna memastikan tenaga kerja dibidang koperasi jasa keuangan telah kompeten dan memberi pengakuan atas kompetensi yang dimiliki berupa Sertifikat Kompetensi. LSP KJK Nasional telah terlisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) melalui surat keputusan No. KEP.0665/BNSP/V/2016, tanggal 31 Mei 2016.

Kompeten dan profesional yang tinggi dari pengelola koperasi jasa keuangan, menjadi tuntutan publik pengguna jasa keuangan yang wajib dibuktikan dengan pengakuan dari Lembaga Sertifikasi Profesi Koperasi Jasa Keuangan sesuai Peraturan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah, No.: 19.Per/M.KUKM/XI/2008 tentang Pedoman Pelaksana Kegiatan Simpan Pinjam oleh Koperasi, pasal 11 ayat 10b disebutkan bahwa pengelola wajib memiliki tenaga managerial yang berkualitas baik, yaitu dengan memiliki keahlian dalam pengelolaan simpan pinjam, yang dibuktikan dengan kepemilikan sertifikat standar kompetensi pengelola usaha simpan pinjam dan No.:15.Per/M.KUKM/IX/2015 tentang Usaha Simpan Pinjam oleh koperasi pasal 9 ayat 1 huruf i yang isinya senada.

 

TUJUAN

LSP KJK Nasional bertujuan memberi pengakuan atas kompetensi yang dimiliki oleh pemegang sertifikat kompetensi melalui proses asesmen kompetensi (uji kompetensi) berkaitan dengan : Pengelola Koperasi Simpan Pinjam/Unit Simpan Pinjam Koperasi, Kopersi Kredit dan Koperasi Jasa Keuangan Syariah.

 

VISI

LSP KJK Nasional sebagai lembaga yang diberi kewenangan untuk melaksanakan asesmen oleh BNSP guna memastikan kompetensi tenaga kerja pengelola koperasi jasa keuangan.

 

MISI

  1. Mendorong tenaga kerja sektor Koperasi Jasa Keuangan untuk menjadi SDM yang kompeten dan profesional
  2. Memastikan SDM bidang koperasi jasa keuangan telah kompeten dengan cara asesmen kompetensi secara berkala
  3. Menjadikan masukan atas kebutuhan industri khususnya koperasi jasa keuangan dalam mengembangkan standar kompetensi kerja pada tingkat nasional